Novel ringan atau
light novel (ライトノベル raito noberu?)
adalah sejenis novel yang sering disertai dengan ilustrasi anime atau
manga, biasanya ditujukan untuk pembaca remaja usia sekolah menengah
.Light Novel termasuk kata dalam kategori
wasei-eigo, istilah dalam bahasa Jepang yang meminjam kosakata
Bahasa Inggris, namun bukan bagian dari idiom Inggris. Di Jepang novel jenis ini sering disebut
ranobe (ラノベ?)[2] atau
LN di Barat. Novel jenis ini biasanya panjangnya berkisar 40.000–50.000 kata (LN pendek panjangnya kurang lebih sama dengan
novella), sangat jarang melebihi 200 halaman, seringkali diterbitkan dengan jadwal rapat, biasanya diterbitkan dalam ukuran
bunkobon, dan seringkali disertai ilustrasi.
[3] Cerita LN sering terlebih dahulu dimuat secara bersambung di majalah sebelum diterbitkan dalam bentuk buku.
Kisah dalam serial novel-novel ringan telah banyak diadaptasi menjadi
manga,
anime, atau film
live-action.
Novel ringan umumnya dimuat dalam majalah-majalah sastra seperti Faust,
Gekkan Dragon Magazine, The Sneaker, dan Dengeki hp, atau jenis majalah
media franchise seperti Comptiq dan Dengeki G's. Contoh klasik
dari tahun 90-an adalah novel Slayers karya Hajime Kanzaka yang telah
diadaptasikan menjadi serial manga dan anime dengan judul yang sama
[4]
Novel ringan adalah media yang sangat populer di
Jepang.
Penerbit secara berkala mencari bakat baru dengan mengadakan kontes
tahunan, dengan hadiah uang dan penerbitan novel. Dengeki Novel Prize
adalah kontes terbesar di Jepang, dengan partisipasi peserta mencapai
2.000 judul per tahun. Novel jenis ini ditandai dengan label
light novel, dicetak dalam bentuk ekonomis dengan
softcover (
paperback). Sebagai contoh, harga LN
The Melancholy of Haruhi Suzumiya di Jepang adalah ¥514 (plus 5% PPN), sama dengan harga normal cetakan
trade paperbacks;
light novels dan karya sastra umum; yang dijual di Jepang. Pada tahun
2007 diperkirakan bahwa pasaran untuk LN berkisar ¥20 miliar ($166.7
juta dalam
rate ¥120) dan sekitar 30 juta kopi diterbitakan per tahun.
[2] Kadokawa Group Holdings, pemilik utama label Kadokawa Sneaker Books dan Dengeki Books, memiliki kepemilikan 70% hingga 80%
market share.
Pada tahun 2009, light novel mencapai nilai penjualan ¥30.1 miliar,
atau sekitar 20% dari keseluruhan penjualan buku berbentuk bunkobon di
Japan.
[5]
Penerjemahan novel-novel ringan Jepang ke
bahasa Inggris masih kurang, disebabkan permintaan yang rendah. Beberapa novel ringan telah diterjemahkan oleh pengguna
internet dalam situs lain, tapi bulan
April
2007, Seven Seas Entertainment, penerbit bahasa Inggris yang pertama
mencetak novel-novel ringan dalam format asal edisi Jepangnya, yaitu
pada ukuran 10.5cm x 15cm.
Gaya penulisan
Novel ringan adalah untuk hiburan, jadi gaya menulisnya berbeda dengan
literatur sastra yang ditujukan untuk orang dewasa. Novel ringan biasa
menggunakan gaya yang simpel dan sederhana dalam paragraf yang terdiri
dari satu atau tiga kalimat.